Kesan pertama pertama sampai di Bandara Schipol Amsterdam : dingin! Saat itu suhunya sekitar 6 C. Kata orang Belanda itu anget, tapi.........menurutkuu yang biasa tinggal di daerah puanas, seperti masuk ke freezer kulkas, udah gitu plus angin lagi. Jaket tebal jd wajiibb hukumnya. Dari bandara Schipol kami naik taxi menuju Utrecht. Mahalll bo, abis sekitar 100 euro, >.<. Tapi pemandangan sepanjang jalan kereenn abisss..masih terlihat sisa sisa salju.
Sesampainya di Utrecht, agaiinn..say wooowww. Tempat tinggal kami lumayan bagus, peralatan semua lengkaapppp..dari mesin cuci, kulkas, dapur yg super lengkap, tv, komputer (secara 370 euro per bulan). Setelah sesaat istirahat dan beres beres, kami hunting2 spot2 bagus untuk foto,hihi (keliatan banget katroknya).
Selama seminggu di Utrecht masih penyesuaian dengan cuaca yg sangat dingin. kami juga adaptasi dengan gaya hidup dan kuliner di sini. Oiya, disini air minum langsung ambil dari kran, krn air kran di belanda itu bersih dan segeerr banget. Masalah kuliner, pertama makan bareng orang bule itu rasanyaaa aneehh. Mereka makan roti sbg makanan pokoknya, rasa rotinya pun (menurutku) tidak enak, pokoknya Indonesian food is the best. Tapi orang Belanda itu ramah-ramah dan suka menolong, jadi jangan segan-segan bertanya saat tersesat di jalan :D. Kebanyakan orang Belanda memakai sepeda untuk bepergian, jadi kota Utrecht ini bener2 bebas maceettt, beda sekali dengan jakarta. Orangnya juga patuh2 pada peraturan lalu lintas.
Di Utrecht kami tinggal di Lange Rozendaal, lokasinya dekat dengan Central, jadi aksesnya gampang. Masalah harga, jangan sekali-kali convert setiap harga ke rupiah, bisa-bisa ga makan krn shock,haha. Harga-harga bahan makanan di sini jelasss lebih mahal, jadi kalo bisa sebelum berangkat bawalah bahan makanan sebanyak-banyaknya.
For all, Utrecht (Belanda) itu menyenangkan, hope that i'll be here for a long time :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar