Selasa, 31 Desember 2013

Thank you 2013!

Hari ini hari terakhir tahun ini. A lot of things I learned this year.
Tahun ini, aku berangkat ke Belanda. Sungguh nukmat yang luar biasa, bisa bertemu dan berbagi cerita dengan orang2 hebat. Aku belajar tentang perjuangan mereka, aku belajar tentang arti hidup, aku belajar tentang arti persahabatan, aku belajar untuk memaafkan dan meminta maaf, aku belajar untuk mengikhlaskan, aku belajar untuk berprasangka baik, aku belajar memperbaiki diri. Sungguh pengalaman yang luar biasa. Semua itu membuatku jauh lebih memaknai hidup dan kebersamaan. Bahwa kita tidak boleh sombong dan egois. Bahwa kita harus mencoba melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Introspeksi diri, itu kuncinya. Karena kita bukan siapa-siapa, kita bukan orang yang sempurna. 

Kau boleh terlalu menyukai sesuatu, tapi sukailah dengan ikhlas. Kau boleh teramat menginginkan sesuatu, tapi inginkanlah dengan ikhlas. Kau boleh teramat mengharapkan sesuatu, tapi harapkanlah dengan ikhlas. 

Thanks 2013! You're a such a great amazing wonderful year.
Thanks Holland! You're such a beautiful and awesome country.



I'll be home soon. Welcome 2014! :)
Can't wait for more amazing and wonderful experience.

Rabu, 25 Desember 2013

Janganlah terlalu membenci sesuatu, karena itu mungkin baik untukmu

'Janganlah terlalu membenci sesuatu, karena itu mungkin baik untukmu. Dan janganlah kamu teramat menyukai sesuatu karena bisa jadi itu tidak baik untukmu.'
Itu yang seharusnya. Tapi saat ini itu yang ku rasakan. Menyukai dan tidak menyukai dalam waktu yang bersamaan. Ada seseorang yang tanpa melakukan sesuatu, bisa membuat kita bahagia. Dan, ada orang, yang apa pun yang dia lakukan, bisa membuat kita naik darah. Ada bapak senior yang mengatakan kepadaku, berarti ada yang salah denganmu, bukan mereka. Mungkin benar.
Aku, insyaAllah, bisa merelakan jika apa yang kusukai ternyata tidak baik untukku. Just the matter of time. Aku bisa menyerahkan kembali semua kepadaNya. Tapi, aku masih belum bisa (mencoba) menyukai apa yang tidak kusukai. Susah sekali rasanya. Aku takut, jika seandainya yang tidak kusukai itu ternyata adalah yang terbaik untukku. Karena sungguh aku tidak menyukainya. Seperti halnya orang biasa, aku selalu bermimpi mendapatkan apa yang aku sukai, dan disukai oleh orang yang kusukai. Apa yang salah dengan apa yang tidak kusukai itu sehingga aku sangat tidak menyukainya? Entahlah. Mungkin benar, ada yang salah denganku. 

Sabtu, 21 Desember 2013

Saturday Life

Aku seperti tenggelam dalam lautan manusia. Mungkin orang yang mencariku akan kebingungan karena aku tak terlihat dalam timbunan manusia yang jauh lebih tinggi. Aku benar-benar terlihat kecil.
Hhhh..hari ini ramai sekali. Hari Sabtu memang dimanfaatkan orang sini (red: Belanda) untuk refreshing. Karena hari Minggu hampir semua toko tutup, jadi mereka menjadikan hari Sabtu untuk bershopping ria. Dari atas eskalator aku melihat begitu banyak manusia, dengan bawaan tas kertas dan plastik dari berbagai brand. Ada yang membawa kereta bayi, ada nenek dan kakek tua yang terlihat sangat bersemangat, dan para remaja. Lengkap.  Kalau kalian tak suka keramaian, jangan pernah terbesit keinginan untuk jalan-jalan pada hari sabtu. Sungguh, aku yang doyan jalan-jalan saja pusing dan ingin muntah rasanya melihat begitu banyak orang lalu lalang dan bicara dengan bahasa yang tidak kumengerti. Tidak seperti biasanya, aku ingin segera pulang. Aku lebih suka jalan-jalan hari Kamis, karena toko-toko buka lebih lama. Aku bisa menikmati malam dan menikmati kota. Tidak seperti hari ini. Tiba-tiba aku tidak suka hari Sabtu.

Selasa, 10 Desember 2013

11-12-13

Can you imagine?
Siluet dengan latar warna merah, kuning, dan biru yang berbaur sempurna di horizon. Dari sela pohon-pohon yang sudah tak berdaun, tampak bulan dan bintang yang muncul saat langit yang masih biru. Damai dan tenang. Can you feel it? Mungkin pada hari-hari lain mereka sering menampakkan perpaduan mahakarya yang indah; senja, bulan dan bintang. Hanya saja, mungkin aku sering mengabaikannya. Dan hari ini, aku sadar betapa aku merindukan semua ini. Ya, senja, bulan, dan bintang. Sayang hari ini aku tidak bisa mengabadikannya. Aku hanya bisa merekamnya lekat-lekat dalam penglihatanku dan ingatanku.
Hari ini semua selesai, Alhamdulillah semuanya lancar. Syukur tiada terkira atas semua kasih sayangNYA. Sungguh, dengan semua keindahan ini, nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan? 

Senin, 09 Desember 2013

Bulan separuh dan bintang

Heeyy..malam ini cantik!
Semua karya agung malam tampak jelas; bulan separuh dan bintang. Tak biasanya mereka muncul begitu sempurna. Rasanya sudah lama aku tak melihat mereka, dan aku merindukannya. Mereka tetap sama, mereka tetap indah. Selalu berhasil membuatku terpukau, terpana dan enggan mengalihkan pandangan. Malam ini, mereka ada, mengiringi rasa syukurku yang teramat sangat. Hari Senin sudah berakhir, dan Alhamdulillah. Semua sudah terlewati, I've tried my best. Sekarang, hanya rangkaian doa yang bisa kupanjatkan. Semoga semua baik-baik saja :)

Sabtu, 07 Desember 2013

How's your Saturday?


Utrecht, Dec 7, 2013

How's your Saturday?
Pagi ini, di sini, gelap dan gerimis. Cuaca akhir-akhir ini memang monoton seperti ini.
Tidak terlalu dingin memang, tapi melihat jalanan dan pohon-pohon yang tak berdaun itu basah membuatku malas beranjak keluar. Tapi aku harus keluar. Ada banyak yang harus kupersiapkan untuk hari Senin. Hhhm..aku berharap ada satu hari lain diantara sabtu dan minggu.

Jumat, 06 Desember 2013

Welcome winter :)


Utrecht, Dec 6, 2013

Hey, siluet fajar hari ini bagus sekali. Indescribable.
Ya, aku suka fajar dan senja, aku suka malam, aku suka bintang, aku suka lampu, aku suka autumn.
Semua itu benar-benar awesome. Karya Tuhan yang benar-benar menakjubkan.
Pagi ini rasanya damai. Aku berjalan meuju halte bus jam setengah 9 pagi. Matahari belum muncul sempurna, hanya siluet merah dan kuning yang terlihat. Cantik sekali. Hari ini aku merasa lebih lepas, karena aku memang mencoba melepaskannya.
Sepertinya winter sudah datang. Disertai angin, hujan es dan salju sempat turun hari ini. Melihatnya dari gedung lantai 4 kampus menar-benar menakjubkan. Awan hitam, angin seperti mengamuk mengombang-ambingkan butir-butir es dan salju. Mengapa menakjubkan? Entahlah, itu yang kurasa. Bahwa kuasa Tuhan itu menakjubkan.
Ya, seperti yang kurasa sekarang. Menakjubkan. Pagi aku merasa damai, kemudian feeling down saat siang tadi, dan sekarang, entah apa yang kurasakan. Kosong. Siang tadi supervisor kami datang dan mengingatkan kami tentang satu hal yang membuatku tertunduk lesu. Masalah itu memang sudah terselesaikan, tapi rasa sesal dan sedih itu tetap ada. Setelah menyiapkan materi conference untuk hari senin, aku ingin segera pulang ke rumah. Tapi mengayuh sepeda melawan angin itu tak mudah kawan. Sepertinya lama sekali untuk bisa sampai rumah karena aku tidak bisa mengayuh sepedaku cepat-cepat. Hari yang melelahkan.
Malam ini aku mengingatmu lagi. Oh..menyesakkan. Sepertinya aku harus segera melupakanmu dan harapan itu. 
Selamat datang winter :)


Winter is about to come :) :(

Hampir semua pohon sudah telanjang. Mereka sudah bersiap untuk berhibernasi.
Pagi kemarin cuaca masih biasa saja. Dingin sih, but it's normal. Memang wather forecast bilang bahwa sore dan malam akan ada badai angin. Ternyata benar. Angin benar-menar mengamuk. Aku rasa, aku tidak akan bisa pulang naik sepeda. Bahkan berjalan saja aku sampai terseret. Di halte banyak sekali orang yang menunggu bis. Mereka memilih meninggalkan sepeda mereka dan memilih naik bis yang jauh lebih aman dan hangat. Benar saja, bis sore ini penuh sesak. Sepertinya mereka sudah tahu benar bahwa hari ini akan ada badai. Tak lama setelah sampai dirumah, terdengar bunyi yang sangat keras. Aku kira itu Zwarte Piets yang menjatuhkan cokies dari cerobong asap,haha. Ternyata itu badai. Ya, badai! Anginnya sangaattt kencang dan disertain hujan es. Butiran es yang cukup lumayan besar turun dari langit disertai angin kencang. Aku pikir, pasti rakit rasanya terkena es-es itu ketika berjalan atau naik sepeda :)

Hhhhh.. Autumn is gone. My heart is gone as well. But life must go on, right?
Bersama musim dingin yang akan segera datang, aku tetap berharap. Ya, aku masih berharap, tapi harapan yang ikhlas. Karena aku tahu bahwa Tuhan jauh lebih tahu.
:)

Happy birthday Sinterklaas!

Utrecht, Dec 6, 2013

Kemarin, 5 Desember, ulang tahun sinterklaas, yeeay!
Hari yang indah.
Perayaan Sinterklaas disini lebih ke tradisi dibanding religi. Semua anak terlihat antusias merayakannya. Commonly, anak-anak, dirumah atau disekolah akan mendapatkan kado dari sinterklaas yang didalamnya tertera nama penerimanya dan puisi untuk penerimanya. So sweet :)
Children here believe that Sinterklaas does exist. My lectures said that usually the sinterklaas comes to some schools and read the notes of children's behavior. By doing this, sometimes children can reflect their attitudes and behaviors. Children who get a bad note about themselves must be hurt and sad! :D
Then, the sinterklaas gives presents to the students. Of course all of these (the sinterklaas, the presents, the poem, and the notes) have been organized by the teachers and the parents. But seeing their children enthusiastic and cheerful is parent's happiness :)
Today, after the class with one of our lecture, she invites us to feel the atmosphere of this celebration. She and my other lecture serve cookies. Then, we sing together, and they tell us about their experience and Dutch story about the Sinterklass and Zwaarte Piets*. And of course we get a poem from sinterklaas. What an awesome and a so sweet poem! :)

Dear students,
My birthday is the 5th of December every year,
so you will have a small party here.
A big welcome from my servant Pieterbaas*,
and from me, the old bishop St Nicholas.

I am not Dutch as you might have thought.
No I am from Spain, I am also from abroad.
I do not speak Bahasa at all, I am sorry.
But I do speak English, so please don't worry.

I will tell you the story why I became a special Saint,
and why the Sinterklaas party always remained.
I am a friend of children, yes, for them all.
No matter how big, no matter how small.

A long time ago three young girls were very poor,
and that made them unhappy it made unsure.
They wanted to marry and their future looked sunny,
but there was a problem, they had no money.

I, St Nicholas read the sad story in a report,
and I started thinking how to support.
One night I threw three pieces of gold through their window,
and these fell into their shoes just down below.

The girls found the gold and ever since then,
I treat the children on my birthday each year again.
They put their shoes near the heating system at night,
and sing a song for me, oh what a delight.

Next morning o how very pleasant.
They will find a nice, little present.
So this is my story and now you know why.
I will always come back and I'll never die.

Whatever your Dutch experience may be,
We hope your memories will be happy.
Within a few weeks you are going to
your friendly homeland that is waiting for you.

You'll be back home in the warmth of the mountains or the sea,
happily together with your friends and your family.
I wish you good luck for now and forever.
And please do not forget me, no never.

Sint and Piet



Our lecture read it for us, and I feel like it is from her heart. How sweet :)
We'll leave soon :(. All of these moments, place, people.. I love them all.

*zwarte piets or Pieterbaas are Sinterklaas' servant.

Kamis, 05 Desember 2013

Autumn (lagi)

Utrecht, Dec 5, 2013


Pagi ini angin begitu lembut dan dingin menyentuh wajahku saat aku mengayuh sepeda menuju kampus. Daun-daun masih terlihat kuning dan berserakan di sepanjang jalan. Tapi aku suka itu. Itu adalah salah satu hal terindah saat autumn. Menyaksikan pohon-pohon itu menggugurkan daun-daunnya dan bersiap untuk berhibernasi. Alam menyuguhkan kombinasi dan harmoni warna yang amazing
Hey,aku suka autumn, suka sekali.
Kau tahu, aku sadar bahwa semua yang kita inginkan tidak bisa dipaksakan. Mungkin aku menginginkanmu, tapi Tuhan jauh lebih tahu. Mungkin Ia memintaku untuk bersabar. Ya, bersabar. Dan dalam selang waktu itu aku mencoba memahaminya. Jika Ia memintaku untuk bersabar, apa yang bisa kulalukan? Nothing. Walaupun aku menginginkamu, sangat.
Hhhhh..Udara pagi ini begitu segar. Uap terlihat keluar dari mulutku karena suhu pagi ini sukup dingin. Mungkin aku harus mulai menepis semua itu, harapan itu. Aku percaya, Tuhan menyayangiku dan Ia tahu apa yang terbaik untukku. Ya, lebih baik aku bersyukur dan menikmati apa yang ada dihadapanku sekarang. Autumn ini terlalu indah untuk kulewatkan.
Aku suka autumn, sangat.
:)



Selasa, 30 April 2013

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin

Dari mana kau tau bahwa daun yang jatuh tak pernah membenci angin? Pernahkah ia mengatakannya padamu? Ia jatuh, mungkin karena ia sudah jenuh, sudah saatnya ia menghilang. Ia pun tau, bahwa akan ada yg lain, yang akan datang dan menggantikannya. Dan mungkin, saat itu angin tau. Angin mengantarnya, menemaninya, menguatkannya,dan membawanya terbang sebelum ia benar2 jatuh. Sehingga, daun tak akan menyesal, karena ia jatuh dengan jiwa yang kuat dan ikhlas.

-R-

Selasa, 05 Februari 2013

Living in Holland :)

Hari ini sudah memeasuki hari 10 kami di Belanda. It still..seems like a dream.
Kesan pertama pertama sampai di Bandara Schipol Amsterdam : dingin! Saat itu suhunya sekitar 6 C. Kata orang Belanda itu anget, tapi.........menurutkuu yang biasa tinggal di daerah puanas, seperti masuk ke freezer kulkas, udah gitu plus angin lagi. Jaket tebal jd wajiibb hukumnya. Dari bandara Schipol kami naik taxi menuju Utrecht. Mahalll bo, abis sekitar 100 euro, >.<. Tapi pemandangan sepanjang jalan kereenn abisss..masih terlihat sisa sisa salju.
Sesampainya di Utrecht, agaiinn..say wooowww. Tempat tinggal kami lumayan bagus, peralatan semua lengkaapppp..dari mesin cuci, kulkas, dapur yg super lengkap, tv, komputer (secara 370 euro per bulan). Setelah sesaat istirahat dan beres beres, kami hunting2 spot2 bagus untuk foto,hihi (keliatan banget katroknya).

Selama seminggu di Utrecht masih penyesuaian dengan cuaca yg sangat dingin. kami juga adaptasi dengan gaya hidup dan kuliner di sini. Oiya, disini air minum langsung ambil dari kran, krn air kran di belanda itu bersih dan segeerr banget. Masalah kuliner, pertama makan bareng orang bule itu rasanyaaa aneehh. Mereka makan roti sbg makanan pokoknya, rasa rotinya pun (menurutku) tidak enak, pokoknya Indonesian food is the best. Tapi orang Belanda itu ramah-ramah dan suka menolong, jadi jangan segan-segan bertanya saat tersesat di jalan :D. Kebanyakan orang Belanda memakai sepeda untuk bepergian, jadi kota Utrecht ini bener2 bebas maceettt, beda sekali dengan jakarta. Orangnya juga patuh2 pada peraturan lalu lintas.
Di Utrecht kami tinggal di Lange Rozendaal, lokasinya dekat dengan Central, jadi aksesnya gampang. Masalah harga, jangan sekali-kali convert setiap harga ke rupiah, bisa-bisa ga makan krn shock,haha. Harga-harga bahan makanan di sini jelasss lebih mahal, jadi kalo bisa sebelum berangkat bawalah bahan makanan sebanyak-banyaknya.
For all, Utrecht (Belanda) itu menyenangkan, hope that i'll be here for a long time :)