Sabtu, 12 Juli 2014

Bolehkah aku sakit hati?

Selama Ramadhan ini banyak hal yang membuatku terheran-heran. Mungkin itu kenapa aku terlahir dengan nama Heran. Pertama, saat shalat berjamaah taraweh, banyak jamaah perempuan yang belum benar2 mengerti apa arti 'merapatkan shaf'. Aku sendiri memang tak tahu banyak, tapi yang aku tahu merapatkan shaf itu bukan sajadahnya yang dirapatkan, tapi 'kita'nya. Berkali-kali mencoba mengajak ibu2 utuk merapat, tp banyak sekali tanggapan yang membuatku putus asa untuk mengajaknya merapat. Hfffh.
Ada lagi kejadian saat aku sholat di masjid salah satu mall. Saat itu penuh sekali. Tempat mukenah umum ada di pojok, sementara ada orang sholat yang menghalangiku ke sana. Aku minta tolong mbak2 yg dipojok yg sedang berdandan untuk mengambilkan mukena. Tapi miris rasanya memdengar jawabannya. Ia memintaku mengambil sendiri dgn melewati org sholat tsb. Bukankah untuk melewati org sholat hrs ada penghalangnya? Sementara saat itu aku tak membawa tas untuk kutaruh sebagai penghalang. Aku bilang bahwa ada orang sholat dan aku tak bisa melewatinya, akhirnya mbak itu mengambilkan mukena untukku. Lagi2 aku heran, mengapa hanya minta tolong untuk mengambilkan mukena saja rasanya sulit?
Setelah aku dapat mukenanya,aku shalat mengikuti jamaah yg kebetulan baru mau mulai sholat. Aku berdiri di samping ibu2. Aku kagum pada ibu itu, walaupun sudah tua ibadahnya semangat sekali. Bahkan saat sujud terakhir beliau sujud lamaaaaaaa sekali. Aku semakin kagum, dan malu pada diriku sendiri. Tapi kau tahu, selesai sholat lagi2 aku heran, tercengang. Selesai sholat, ibu itu bertanya apakah mukena yg aku pakai adalah mukena umum. Aku jawab saja iya, krn memamng begitu adanya. MasyaAllah, beliau langsung menutup hidung dan memintaku menjauh. Bahkan beliau menutup hidung terus dengan mukenanya saat berdoa dan memastikan mukenanya tidak menempel dengan mukenaku. Astaghfirullaah..aku merasa bak kuman yang menjijikan. Sedih sekali rasanya. Mukena itu memang bau, tp masih dalam ambang sewajarnya mukena umum. Tapi, apakah harus seperti itu mengungkapkannya bu? Memandang jijik, menjauh, dan menutup hidung. Rasanya menyakitkan sekali.
Ya Allah, bolehkah aku sakit hati? Karena jika aku sakit hati, itu berarti ibu itu akan berdosa karenaku. Aku ingin sakit hati terhadapnya, tapi aku juga tak ingin beliau jadi berdosa karena menyakiti hatiku.
Kejadian2 itu membuatku sadar betapa masih rendahnya toleransi dan pengertian sesama muslim. Tidak bisa digeneralisasikan memang, tapi kisah-kisah itu memang ada. Beda sekali dengan keadaan dimana muslim menjadi minoritas. Toleransi, pengertian, kekeluargaan sangat kental. Apa kita harus menjadi minoritas dulu supaya ada toleransi yg tinggi antar muslim?

Minggu, 27 April 2014

Being an artist is cool!

Hey, aku iri sekali pada orang-orang ini: pelukis, pemusik, dan penulis.
Mereka bisa keluarkan apa saja yang ada di kepala mereka dalam coretan2 atau goresan2.
Hey, aku ingin bisa seperti kalian. Kau tahu, aku punya ingatan yang buruk. Aku ingin mengabadikan apapun yang aku pikirkan dan rasakan sekarang. Aku ingin bisa merasakan semua rasa itu hanya dengan melihat/mendengar/membaca coretanku itu. Karena semuanya datang dan pergi, walaupun we never want to.

Senin, 14 April 2014

What is it that you desire most?

Finally I write again :)

You know, in your life, what is it that you desire most?
I want to make my parents happy, that's all.
Yes, it is a simple thing. They are even happy when I come home.
But for me, making them happy means I have to struggle with my own life, have a good guy, have a good work, have a good family. Every parents wants their children have a happy life, isn't it?
And now that's what I struggle to.




Senin, 27 Januari 2014

Last two days

Rasanya lelaaahhh,penaaattt..dulu aku membayangkan bahwa di hari2 terakhir aku ingin menelusuri semua wilayah negara ini, berpetualang untuk yang terakhir kalinya. Tapi..justru hari2 terakhir ini rasanya penat sekali. A lot of things to do. Harus ke gemente, kbri, mengurus perpisahan dengan warga dan farewell kampus, memikirkan kuota barang2 bawaan dan oleh2.. Rasanya pusiiing sekali. Aku ingin tinggal lebih lama. Aku berharap bisa tinggal lebiha lama.

Senin, 13 Januari 2014

Today's story

Today, I'm so grateful, really really really grateful.


It started from the exam of Geometry. My lecturer gave us several problems to be discussed before the exam. I was afraid that he would ask me the problems I haven't finished it yet. And, taraaaa! I got 5 problems while my 4 previous friends just got 2 problems! And, most of the problems he asked were the problems that I haven't been able to solve it yet :(
Buuut, he is very very kind person. When he asked problems that I did not understand and I said 'honestly, I haven't solved it yet since I'm confused about bla bla bla.......', he told me 'it's okay, together we can solve it!' OMG, with his warm smile! :). And suddenly, I wasn't nervous anymore. All I trusted was that I have to discuss it with him. Untill the end, I just followed all hints he gave to me. After 30 minutes, I was afraid about the mark I will get. And, taraaaa! I got 9! OMG OMG OMG! what a very sophisticated mark! *sujud syukur. While looking at my very happy expression, he said that 'It's also because my impression during the lessons'. OMGGGG, what I have done in the lessons??? *speechless, do not know what to say :D

Alhamdulillaaaahhhh :) :) :)


Abis ujian ceritanya ke centrum utk memenuhi hasrat shopping. Target hari ini sih beli koper sm jam2 buat oleh2. Pas milih2 koper, ada satu koper ungu yg aku pengen (krn harganya terjangkau sih :p), tp lamaaaa banget mikirnya krn ada banyak goresan2, jd looks like second hand suitcase. Akhirnya aku meyakinkan diri utk beli yg agak mahal yg penting awet, harganya 79,9 euro. Naaahh,pas bayar aku tanya how to get taxfreeform, ehh bapaknya malah bilang kalo harga koper ini ga bisa dimintai taxfree krn minimum pembelian hrs 50 euro. Lah,kaget deh, bukannya harganya udah lbh2 ya itu?? terus bapaknya bilang kalo dpt diskon 50%! OMGGGGG, aku beruntung (lagi). Senangnyaaaaaa, dpt koper bagus plus muraaaahhhh :D
Aku jadi inget kata2 'everything happens for a reason'. Aku yg galau abis pengen beli koper ungu yg agak murah: yg sempet ke kasir tp ga jadi, yg hampir dibela2in milih wrna merah krn yg ungu banyak goresannya, dll. Allah seperti memberiku petunjuk untuk tidak membeli koper itu dan beli koper yg sekarang aku beli. Bener2 feeling gratefullll ")


Teruuuss, aku cari2 jam buat mamah sm mba heny. Aku lihat ada Danish design yg harganya korting dan baguuusss. Ya Allah, kok pas banget yaa :D. Pas lg liat2 itu jam, bapaknya blg kalo ada tambahan diskon 25%. OMGGGGGG, lagi lagi aku beruntung hari ini :D.

Pas mw plg, rencana nunggu bis nomor 2, tp luamaaaaa pke banget. Akhirnya kuputuskan jalan deh (padahal kasihan koper barunya diajak jalan jauh :( ). Naah, di jalan aku nemu OV chipcard org :D
aku anggap ini keberuntungan juga krn aku dikasih kesempatan utk berbuat baik dgn mengembalikannya :)

Ya Allah, begitu besar karuniaMu dan kemudahan yang Kau berikan untukku. Sungguh, aku sangat-sangat bersyukur bahwa Engkau menyayangiku. Mungkin saja ini adalah ujian bagiku, apakah aku akan terlena dan sombong dengan semua kemudahan yg Kau berikan. Tapi, apapun itu, baik anugrah atau ujian dariMu, aku akan selalu berdoa, peliharalah dan jauhkanlah aku dari rasa sombong dan lalai. Terimakasih yaAllah. Terimakasih. Sungguh Engkau Tuhan yang maha segala-galanya.     

Senin, 06 Januari 2014

Just share what i feel

Kata orang Jawa, witing tresno jalaran soko kulino.
Seperti halnya menyukai dan menyenangi yang bisa muncul karena terbiasa, melupakan pun seperti itu. Ia akan hilang kalau kau terbiasa untuk melupakan dan tidak memikirkan (semoga).