Pendakian kedua saya setelah ranukumbolo. Yah, sengaja milih gunung yang nggak terlalu tinggi krn msh pemula. Gunung Prau tingginya sekitar 2500an mdpl. Saya berempat dengan teman2 ikut open trip krn kami cewek semua. Kita naik via wates, mulai berangkat sekitar jam 5 lebih dari basecamp. Kalau kata orang sih trek via wates itu trek terkalem utk para pemula. Iya sih, jalurnya nggak terlalu ekstrim. Tp aku ngrasanya lebih nanjak ini drpd waktu ke ranukumbolo hehe. Krn kita berangkat menjelang maghrib, di pos pertama kita sempet liat siluet2 sunset gitu. Amazing. Sebenernya dr basecamp ke pos 1 itu ada jasa ojek, sekitar 20rb. Trek ke pos 1 kita nglewatin perumahn penduduk dan perkebunan gitu. Setelah pos 1 baru deh nglewatin hutan-hutan.
Dr pos pertama sampe puncak kita jalan gelaap krn udah malem. Cuma ditemani senter hp sama musik. Untung mas2 pemandunya inisiatif bawa speaker, kalo nggak sereem. Malem2 gelap lewat hutan2. Di pos 3, ada yg namanya tangga cinta. Buat para jomblo pasti kerasa ngenesnya haha. Namanya sih tanjakan cinta, tp nggak bikin jatuh cinta soalnya tanjakan naiknya lumayan euy, puanjaang. Waktu di tanjakan cinta keliatan banget sebelah kana gunung2 keliatan cantik padahal malem. Apalagi kalau lg terang. Langit malemnya saat itu juga super cantik!
Kalau kata mas2 pemandunya "ayo mbak, dikit lg nyampe, itu udah keliatan puncaknya". Tapi percayalah gaes, semua yg keliatan deket di gunung itu aslinya jauh (kayak kamu, eeaa). Dan dengan sisa2 tenaga akhirnya kita sampe puncak, dan dinginnya ampuuunn. Kayaknya sekitar belasan derajat, tp udah lumayan bikin tangan mati rasa. Abis tendanya siap rasanya pengen langsung tepar. Tp mas2 pemandu semangat banget nyiapin makan malem. Sebenerny udah nggak selera makan krn pengen tidur banget, dan khawatir jg kalo makan takut besoknya sakit perut haha. Masalah buang air juga PR banget nih. Kita harus nyari semak2 yg nggak keliatan tiap kali mau buang air. Udah gitu hrs irit air, kebayang kan haha.
Abis makan dikit trs kita tidur dan akhirnya bangun pas subuh. Abis sholat kita nungguin golden hour. Pas mataharinya mulai nongol wah keren bangeett. Worth it deh! Kita hunting2 foto sampe sktr jam 6 trs mulai pd nyiapin sarapan.
Dan you know gaes, mas2 pemandu niaat banget bawa melon sama buah naga (kebayang kan beratnya kayak apa) dan kita dibikinin semacam sup buah mungkin. Kebayang kan, makan sup buah di puncak, mantap! Lauknya juga mantap banget, pake bikin bakwan segala haha.
Abis sarapan kita beres packing siap2 turun. Jgn lupa kalo mau turun sampai dibersihin ya gaes. Jalur pulang kita lewat patak banteng. Ya Allah treknya ekstriim, curam dan berdebuuu banget! Untuk naiknya nggak lewat sini, kalo naik lewat sini kayaknya nggak bakal sanggup sampe puncak haha. Turun sih lebih cepet ya, nggak ada 3 jam kit udah sampe basecamp.
So, overall capek tp worth it! Buat para pendaki pemula wajib cobain ke prau.
I have a bad memory, and I want to write anything so I can remember them anytime in the future.
Kamis, 31 Januari 2019
Minggu, 27 Januari 2019
The beauty of Berlin
Ah, terlalu banyak yang ingin kuceritakan.
Berlin, kota yang indah sekali. Walaupun aku akui, Paris tetaplah yang terindah.
Liburan kali ini aku ke Berlin, bersama 4 teman lainnya (Fachry, Wahid, pak Zul, dan pak Rizal). I was the most beautiful girl at that moment! :D
It took around 8-9 hours from Utrecht. Saat perjalanan ke Berlin, kami bertemu 5 teman dari Grongingen dan Leeuwarden yang juga mau ke Berlin. Rasanya senang sekali bisa bertemu teman sebangsa, sebahasa, dan seperjuangan. Setelah kami sampai di ZOB (Zentraler Omnibusbahnhof Berlin), kami berpisah karena berbeda planning. Kami singgah di wombats hostel dulu untuk menitipkan barang2. Setelah itu, objek pertama kami adalah East side gallery dan .... Setelah itu kami ke Berlin wall, dan Brandenburg Gate. Malamnya, kami ke Brandenburg gate lagi karena kami ingin menikmati suasana malamnya. Karena Reichstag juga satu kompleks dengan gate, kami juga mampir kesana. Setelah itu, kami ke Berlin Victory column. Karena dari pagi kami sudah berjalan, rasanya capeeeeekkk sekali. Hampir tak bisa melangkah kaki ini. Keesokan harinya, kita ke Berlin dom, museum island, dan checkpoint charlie. Semua ada cerita historynya. Bagi yang suka sejarah, pasti kalian suka Berlin
Berlin, kota yang indah sekali. Walaupun aku akui, Paris tetaplah yang terindah.
Liburan kali ini aku ke Berlin, bersama 4 teman lainnya (Fachry, Wahid, pak Zul, dan pak Rizal). I was the most beautiful girl at that moment! :D
It took around 8-9 hours from Utrecht. Saat perjalanan ke Berlin, kami bertemu 5 teman dari Grongingen dan Leeuwarden yang juga mau ke Berlin. Rasanya senang sekali bisa bertemu teman sebangsa, sebahasa, dan seperjuangan. Setelah kami sampai di ZOB (Zentraler Omnibusbahnhof Berlin), kami berpisah karena berbeda planning. Kami singgah di wombats hostel dulu untuk menitipkan barang2. Setelah itu, objek pertama kami adalah East side gallery dan .... Setelah itu kami ke Berlin wall, dan Brandenburg Gate. Malamnya, kami ke Brandenburg gate lagi karena kami ingin menikmati suasana malamnya. Karena Reichstag juga satu kompleks dengan gate, kami juga mampir kesana. Setelah itu, kami ke Berlin Victory column. Karena dari pagi kami sudah berjalan, rasanya capeeeeekkk sekali. Hampir tak bisa melangkah kaki ini. Keesokan harinya, kita ke Berlin dom, museum island, dan checkpoint charlie. Semua ada cerita historynya. Bagi yang suka sejarah, pasti kalian suka Berlin
Langganan:
Postingan (Atom)



